IELTS vs TOEFL vs Duolingo vs PTE: Panduan Memilih Tes Bahasa Inggris Paling Pas Buat Targetmu

seorang anak lelaki memakai headphone terlihat seperti sambil mengerjakan sebuah test di lembar kertas
Daftar Isi

Apakah kamu merasa pusing dan takut rugi jutaan rupiah karena bingung memilih jenis ujian bahasa Inggris yang tepat untuk syarat kuliah atau visa kerjamu? 

Langkah awal yang wajib kamu lakukan adalah memetakan perbedaan TOEFL, TOEIC, IELTS, dan PTE agar tidak salah menginvestasikan modal belajarmu sejak awal.

Faktanya, memahami esensi serta perbedaan ielts toefl pte dan duolingo secara matang akan membuat strategi persiapanmu jauh lebih efisien dan tepat sasaran. 

Kamu pun bisa langsung fokus melatih tipe soal yang paling sesuai dengan karakter belajarmu tanpa terputus di tengah jalan.

CTA banner kursus speaking untuk tingkatkan skill

Karakteristik dan Gambaran Singkat Keempat Ujian Kemahiran Bahasa Inggris Terpopuler

Mengenal fondasi dasar dari masing-masing tipe ujian akan membantumu melihat keunikan metode penilaian mereka.

Karakteristik Modul Tes IELTS

IELTS adalah tes bahasa Inggris yang tersedia dalam beberapa jenis, tetapi dua yang paling sering dibicarakan adalah IELTS Academic dan IELTS General Training. IELTS menjelaskan bahwa Listening dan Speaking pada kedua tipe tersebut sama, sedangkan Reading dan Writing berbeda karena disesuaikan dengan tujuan akademik atau umum.

Secara sederhana, IELTS Academic biasanya dipakai untuk kebutuhan studi, sedangkan IELTS General Training lebih sering dikaitkan dengan kebutuhan kerja, migrasi, atau pelatihan non-akademik.

Jadi, sebelum memilih tes, pastikan kamu tidak hanya melihat nama “IELTS”, tetapi juga jenis modul yang diminta oleh kampus, beasiswa, atau lembaga tujuanmu.

Karakteristik TOEFL

TOEFL yang paling sering dipakai untuk kebutuhan studi luar negeri adalah TOEFL iBT, bukan TOEFL ITP. ETS menjelaskan bahwa TOEFL iBT mengukur empat kemampuan utama, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing.

Untuk tahun 2026, TOEFL iBT mengalami pembaruan mulai 21 Januari 2026, termasuk sistem skor baru skala 1–6 dan masa transisi yang tetap menampilkan skor pembanding 0–120 selama dua tahun.

Kalau kamu masih bingung membedakan fungsi sertifikat TOEFL untuk kebutuhan studi, kerja, atau administrasi tertentu, pembahasan tentang fungsi, jenis, dan harga sertifikat TOEFL bisa jadi pegangan awal sebelum memilih jalur persiapan.

Karakteristik PTE Academic

PTE Academic adalah tes bahasa Inggris berbasis komputer yang umum digunakan untuk kebutuhan studi dan migrasi. Pearson menjelaskan bahwa PTE Academic dilakukan dalam satu tes komputer dan hasilnya biasanya tersedia dalam dua hari kerja.

Ciri paling menonjol dari PTE adalah sistem penilaiannya yang memadukan teknologi AI dengan keahlian manusia untuk membantu menjaga konsistensi skor. Karena itu, PTE sering menarik bagi peserta yang nyaman dengan format digital, jawaban berbasis komputer, dan proses hasil yang relatif cepat.

Karakteristik Duolingo English Test

Duolingo English Test adalah tes bahasa Inggris online yang bisa dikerjakan tanpa datang ke test center. Situs resminya menyebut tes ini bisa diambil kapan saja, tanpa appointment, dan hasilnya tersedia dalam 2 hari.

Duolingo juga menjelaskan bahwa tesnya bersifat computer adaptive, artinya tingkat kesulitan soal dapat menyesuaikan performa peserta selama tes berlangsung. Cara ini membuat Duolingo terasa lebih fleksibel, tetapi tetap harus dicek dulu apakah kampus, beasiswa, atau institusi tujuanmu benar-benar menerima sertifikat ini.

Matriks Perbandingan Format Tes IELTS TOEFL PTE Duolingo Serta Biaya Resminya

Komparasi detail dalam bentuk tabel dan narasi ringkas akan memberikan gambaran nyata mengenai tes mana yang paling ramah untuk gaya belajar, target kampus, serta budget kamu.

TesFormat UtamaDurasi TesLokasi TesEstimasi Biaya 2026Estimasi Hasil Keluar
IELTSAcademic / General Training, paper atau computer±2 jam 45 menitTest center resmi; IELTS Online hanya untuk Academic di beberapa negaraRp3.490.000 untuk IELTS reguler Indonesia1–5 hari untuk computer, 13 hari untuk paper
TOEFL iBTTes komputer untuk Reading, Listening, Speaking, Writing±2 jam, tetapi bisa bervariasi karena format adaptif baruTest center atau Home Editionsekitar Rp3,38–3,45 juta di Indonesia; cek ulang saat booking ETSsekitar 3 hari di akun ETS
PTE AcademicTes komputer untuk 4 skill dalam satu sesi±2 jamTest center resmi; tersedia juga PTE Academic Online di beberapa konteksUSD222 (±Rp3.608.931) untuk Indonesiabiasanya dalam 2 hari, bisa sampai 5 hari kerja
Duolingo English TestTes online adaptif dari rumah±1 jamOnline dari rumah, tanpa test centerUSD65 (±Rp1,05–1,15 juta) menurut halaman IDP Indonesiamaksimal 2 hari; opsi hasil 12 jam berbayar

Perbandingan Format dan Durasi Tes

Dari sisi durasi, IELTS termasuk salah satu yang paling panjang karena total waktunya sekitar 2 jam 45 menit. IELTS General Training membagi tes menjadi Listening sekitar 30 menit, Reading 60 menit, Writing 60 menit, dan Speaking 11–14 menit.

TOEFL iBT sekarang perlu ditulis dengan hati-hati karena ETS menyebut formatnya memakai pendekatan adaptif dan waktu pengerjaan bisa bervariasi. Dalam informasi resmi ETS, peserta diminta menyediakan sekitar 2 jam untuk menyelesaikan tes, dengan empat skill utama tetap diuji: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.

PTE Academic lebih ringkas karena seluruh tes dikerjakan dalam satu sesi komputer sekitar 2 jam. Pearson juga menjelaskan bahwa PTE Academic tetap menguji empat skill utama, yaitu Speaking, Writing, Reading, dan Listening.

Duolingo English Test menjadi yang paling singkat karena proses tesnya sekitar 1 jam. Formatnya terdiri dari tahap setup dan verifikasi identitas, scored assessment, serta writing dan speaking samples.

Tingkat Fleksibilitas Lokasi dan Jadwal

IELTS dan PTE biasanya tetap menuntut peserta datang ke test center resmi, terutama kalau sertifikatnya dipakai untuk kebutuhan studi, beasiswa, atau migrasi. Bedanya, IELTS juga punya pilihan paper dan computer, sedangkan PTE Academic lebih identik dengan pengerjaan berbasis komputer.

TOEFL iBT lebih fleksibel karena tersedia dalam pilihan test center dan Home Edition. Namun, untuk pilihan dari rumah, peserta tetap harus memenuhi syarat perangkat, ruangan, identitas, dan pengawasan online sesuai aturan ETS.

Duolingo English Test paling fleksibel dari sisi lokasi karena bisa dikerjakan online dari rumah tanpa appointment test center. Namun, fleksibel bukan berarti otomatis diterima semua kampus atau beasiswa, jadi penerimaan sertifikatnya tetap harus dicek di institusi tujuan.

Estimasi Biaya dan Kecepatan Rilis Hasil

Untuk IELTS reguler di Indonesia, British Council Indonesia dan IDP Indonesia sama-sama mencantumkan biaya sekitar Rp3.490.000. Hasil IELTS on computer biasanya tersedia dalam 1–5 hari, sedangkan IELTS on paper sekitar 13 hari.

Untuk TOEFL iBT, di halaman test fee, ITC mencantumkan TOEFL iBT voucher Rp3.382.000, sementara halaman lain ITC menampilkan kartu produk sekitar Rp3.450.000, jadi sekitar Rp3,38–3,45 juta dan kamu perlu cek ulang ketika daftar nanti.

Untuk PTE Academic, IDP Indonesia mencantumkan biaya PTE Academic Indonesia sebesar USD222 (estimasi ±Rp3.608.931). Pearson menjelaskan hasil PTE biasanya tersedia dalam 2 hari, tetapi pada kondisi tertentu bisa memerlukan waktu sampai 5 hari kerja.

Untuk Duolingo English Test, IDP Indonesia mencantumkan biaya USD65 (±Rp1,05–1,15 juta) untuk satu tes dan hasil reguler tersedia dalam 2 hari. Ada juga opsi hasil lebih cepat dalam 12 jam dengan biaya tambahan.

Jadi, kalau kamu mengejar efisiensi biaya dan kecepatan hasil, Duolingo bisa terlihat paling praktis. Namun, kalau targetmu adalah kampus, beasiswa, migrasi, atau profesi tertentu, pilihan tes tetap harus mengikuti daftar sertifikat yang diterima oleh lembaga tujuan, bukan hanya berdasarkan harga termurah.

Standar Penerimaan Jenis Sertifikat Bahasa Inggris untuk Pendaftaran Beasiswa Populer di Indonesia

Setiap beasiswa besar biasanya punya daftar tes bahasa Inggris yang diterima masing-masing. Jadi, jangan langsung menganggap IELTS, TOEFL, PTE, atau Duolingo pasti berlaku untuk semua program.

Agar tidak salah ambil tes, kamu perlu membaca booklet atau pedoman resmi tahun berjalan. Satu beasiswa bisa menerima banyak jenis tes, tetapi skor minimalnya bisa berbeda tergantung jenjang, tujuan dalam negeri atau luar negeri, dan skema beasiswa yang dipilih.

BeasiswaJenis Tes yang Dapat DiterimaCatatan Penting
LPDPTOEFL ITP, TOEFL iBT, PTE Academic, IELTS, Duolingo English Test, TOEPKetentuan skor berbeda tergantung program dan tujuan studi.
Beasiswa Indonesia Bangkit / program KemenagTOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, Duolingo pada beberapa skemaTidak bisa dipukul rata karena tiap program Kemenag bisa punya ketentuan sendiri.
Beasiswa UnggulanTOEFL ITP/PBT, TOEFL iBT, IELTS, PTE Academic untuk tujuan luar negeriMengacu pada pedoman resmi Beasiswa Unggulan terbaru yang tersedia.

LPDP: Tidak Hanya IELTS dan TOEFL iBT

Untuk LPDP, daftar tes yang diterima ternyata cukup luas. Pada informasi LPDP 2026, beberapa program mencantumkan TOEFL ITP, TOEFL iBT, PTE Academic, IELTS, Duolingo English Test, dan TOEP sebagai opsi sertifikat kemampuan bahasa Inggris.

Artinya, IELTS dan TOEFL memang masih sangat umum dipakai, tetapi bukan satu-satunya pilihan. Kamu tetap harus mengecek skor minimal sesuai program, karena syarat untuk magister, doktor, dalam negeri, luar negeri, reguler, afirmasi, atau kerja sama khusus bisa berbeda.

LPDP juga menegaskan bahwa sertifikat bahasa Inggris yang diunggah harus masih berlaku dalam periode yang ditentukan. Pada laman bantuan LPDP, sertifikat kemampuan bahasa Inggris disebut berlaku paling lambat dua tahun terakhir mengikuti periode pendaftaran yang ditetapkan.

Beasiswa Indonesia Bangkit: Ikuti Skema Programnya

Untuk Beasiswa Indonesia Bangkit atau program beasiswa di bawah Kemenag, jenis tes bahasa bisa berbeda tergantung skema. Jadi, lebih aman menyebut BIB sebagai payung program, bukan satu aturan tunggal untuk semua pendaftar.

Sebagai contoh, pada program Master Double Degree Kemenag 2026, syarat bahasa Inggris mencantumkan TOEFL ITP 520, TOEFL iBT 61, Duolingo 110, atau IELTS 6.0. Sertifikat juga harus diterbitkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes.

Program ini menunjukkan bahwa Duolingo bisa diterima pada skema tertentu, tetapi tidak otomatis berlaku untuk semua beasiswa. Karena itu, sebelum memilih tes yang paling murah atau paling cepat, pastikan dulu jenis sertifikatnya memang tertulis di pengumuman resmi program tujuanmu.

Beasiswa Unggulan: Cek Pedoman Tahun Berjalan

Untuk Beasiswa Unggulan, pedoman resmi 2025 mencantumkan sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri. Pada jenjang S1 tujuan luar negeri, skor minimal yang tercantum adalah ITP/PBT 500, PTE Academic 34, TOEFL iBT 52, atau IELTS 5.0.

Pada jenjang S2 dan S3 tujuan luar negeri, pedoman yang sama mencantumkan skor minimal ITP/PBT 550, PTE Academic 58, TOEFL iBT 80, atau IELTS 6.5.

Namun, angka ini perlu dicek ulang ketika kamu mendaftar. Saat artikel ini ditulis, pedoman ini adalah pedoman yang paling resmi dan terbaru yang tersedia.

Jadi, Tes Mana yang Paling Aman untuk Beasiswa?

Kalau targetmu masih belum spesifik, IELTS dan TOEFL tetap menjadi pilihan yang relatif aman karena sering muncul di banyak persyaratan beasiswa. Namun, PTE Academic dan Duolingo English Test juga mulai muncul di beberapa skema, terutama ketika pedoman resmi memang mencantumkannya.

Untuk kamu yang memilih jalur TOEFL, jangan hanya fokus mengejar skor total. Bagian Reading dan Writing sering menjadi penentu karena keduanya butuh strategi yang berbeda, jadi kamu bisa mulai memperkuat dasar lewat panduan tips reading TOEFL sebelum masuk ke latihan yang lebih intensif.

Kesimpulannya, jangan memilih tes hanya karena paling murah, paling cepat keluar hasilnya, atau paling sering dibicarakan. Pilih tes yang benar-benar diterima oleh beasiswa tujuanmu, lalu cocokkan dengan kemampuan, timeline, dan format ujian yang paling realistis untuk kamu kejar.

Kelebihan Duolingo dan PTE Sebagai Opsi Syarat Kelolosan Beasiswa

Duolingo English Test dan PTE Academic bisa jadi opsi menarik kalau kamu butuh tes bahasa Inggris yang lebih fleksibel, cepat, dan berbasis digital. Namun, keduanya tetap aman dipilih hanya jika kampus, beasiswa, atau institusi tujuanmu memang mencantumkannya secara resmi.

Kelebihan Duolingo English Test

Duolingo English Test cocok untuk peserta yang butuh proses cepat dan tidak ingin datang ke test center. Tes ini bisa dikerjakan online dari rumah, dapat diambil kapan saja, dan hasilnya tersedia dalam 2 hari.

Beberapa kelebihan Duolingo English Test antara lain:

  • Bisa dikerjakan dari rumah: Kamu tidak perlu datang ke test center, asalkan perangkat, koneksi internet, dan ruangan tes memenuhi aturan Duolingo.
  • Hasil keluar cepat: Duolingo menyebut hasil tes tersedia dalam 2 hari, sehingga cocok untuk pendaftar yang mengejar deadline kampus atau beasiswa.
  • Lebih praktis untuk pendaftar luar kota: Tes ini membantu peserta yang tinggal jauh dari pusat ujian resmi IELTS, TOEFL, atau PTE.
  • Diterima oleh banyak institusi: Duolingo English Test menyebut tes ini diterima oleh institusi di berbagai negara, tetapi penerimaannya tetap harus dicek per kampus dan program.

Meski praktis, Duolingo tidak otomatis bisa menggantikan IELTS di semua kebutuhan. IELTS masih punya jangkauan penerimaan yang sangat luas, dengan pengakuan dari lebih dari 12.500 organisasi di lebih dari 140 negara.

Kelebihan PTE Academic

PTE Academic cocok untuk peserta yang nyaman dengan ujian berbasis komputer. Tes ini banyak dipakai untuk kebutuhan studi dan migrasi, terutama oleh pendaftar yang menargetkan negara seperti Australia, Inggris, Kanada, atau Selandia Baru.

Beberapa kelebihan PTE Academic antara lain:

  • Format tes berbasis komputer: Semua bagian tes dikerjakan secara digital, sehingga cocok untuk peserta yang terbiasa mengetik, mendengar audio lewat headset, dan menjawab lewat sistem komputer.
  • Hasil relatif cepat: Pearson menyebut hasil PTE biasanya tersedia dalam 2 hari, meskipun dalam beberapa kondisi bisa memerlukan waktu hingga 5 hari kerja.
  • Kuat untuk tujuan Australia: Pearson menyebut PTE Academic diterima oleh semua universitas di Australia dan dapat digunakan untuk kebutuhan studi maupun migrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Penerimaan luas di Inggris: Pearson juga menyebut PTE diterima oleh 99% universitas di UK, tetapi skor minimal tetap mengikuti kebijakan masing-masing kampus dan program.

PTE bisa terasa lebih nyaman daripada IELTS bagi peserta yang lebih suka sistem komputer dan tidak ingin speaking langsung dengan examiner. Namun, kalau kamu lebih nyaman berbicara dengan manusia secara langsung, IELTS mungkin terasa lebih natural.

Catatan Penting Sebelum Memilih Duolingo atau PTE

Jangan memilih Duolingo atau PTE hanya karena lebih cepat, lebih murah, atau terlihat lebih mudah. Pilihan tes tetap harus mengikuti persyaratan resmi dari kampus, beasiswa, visa, atau institusi tujuanmu.

  • Cek syarat kampus: Ada kampus yang menerima Duolingo atau PTE, tetapi hanya untuk program tertentu.
  • Cek syarat beasiswa: Beasiswa bisa punya daftar tes yang berbeda dari kampus tujuan.
  • Cek kebutuhan visa: Beberapa negara atau jenis visa punya aturan bahasa yang lebih spesifik.
  • Cek skor minimum: Sertifikat yang diterima belum tentu cukup kalau skornya belum memenuhi batas minimal.

Kalau kamu sedang membandingkan TOEFL sebagai opsi lain selain IELTS, Duolingo, dan PTE, kamu bisa membaca panduan tips writing TOEFL ITP dan iBT supaya lebih kebayang perbedaan tuntutan writing pada tes berbasis TOEFL.

Jadi, Duolingo unggul dari sisi fleksibilitas dan kecepatan, sedangkan PTE unggul untuk peserta yang nyaman dengan sistem komputer dan menargetkan negara seperti Australia atau Inggris. Namun, pilihan paling aman tetap tes yang tertulis jelas di syarat resmi tujuanmu.

Pilihan Terbaik untuk Kamu: IELTS TOEFL PTE atau Duolingo?

Menentukan mana yang lebih mudah antara IELTS TOEFL PTE atau Duolingo pada akhirnya kembali pada kecocokan karakter, tujuan pendaftaran, dan kesiapan adaptasi teknologi masing-masing peserta.

Tipe Konvensional yang Nyaman dengan Interaksi Manusia

Kalau kamu lebih nyaman berbicara dengan manusia langsung, IELTS bisa terasa lebih natural. Pada IELTS Speaking, tes dilakukan dalam bentuk wawancara antara peserta dan examiner, sehingga kamu berinteraksi langsung saat menjawab pertanyaan.

Format ini cocok untuk kamu yang lebih mudah membangun respons saat ada lawan bicara nyata. Namun, tetap ingat bahwa Speaking hanya satu bagian dari tes, sehingga kamu masih perlu siap menghadapi Reading, Listening, dan Writing sesuai jenis IELTS yang diminta.

Tipe Teknis yang Terbiasa dengan Logika Komputer

Kalau kamu nyaman dengan ujian berbasis komputer, TOEFL iBT atau PTE Academic bisa terasa lebih cocok. TOEFL iBT menguji Reading, Listening, Speaking, dan Writing dalam format komputer, dengan pilihan tes di test center atau Home Edition sesuai ketersediaan dan aturan ETS.

PTE Academic juga berbasis komputer dan menggunakan sistem penilaian otomatis. Pearson menjelaskan bahwa PTE memakai automated scoring yang memadukan teknologi AI dan keahlian manusia untuk menjaga hasil tetap cepat, adil, dan konsisten.

Tipe pembelajar seperti ini biasanya lebih nyaman menghadapi instruksi digital, timer di layar, dan respons yang direkam atau diketik. Kalau kamu condong ke jalur TOEFL, memperkuat dasar seperti strategi tips reading TOEFL bisa membantu sebelum masuk ke latihan format tes yang lebih lengkap.

Tipe Praktis dengan Keterbatasan Waktu dan Dana Awal

Kalau prioritasmu adalah fleksibilitas, Duolingo English Test bisa terlihat paling praktis. Tes ini bisa diambil online, tidak membutuhkan appointment test center, dan hasilnya tersedia dalam 2 hari.

Namun, Duolingo hanya aman dipilih kalau kampus, beasiswa, atau institusi tujuanmu memang mencantumkannya sebagai sertifikat yang diterima. Jadi, jangan memilih hanya karena lebih cepat dan lebih murah; cek dulu daftar tes yang berlaku di laman resmi tujuanmu.

Pada akhirnya, tidak ada satu tes yang otomatis paling mudah untuk semua orang. IELTS cocok untuk kamu yang nyaman dengan interaksi speaking langsung, TOEFL dan PTE cocok untuk kamu yang siap dengan format komputer, sedangkan Duolingo cocok untuk kebutuhan yang fleksibel jika lembaga tujuan mengizinkannya.

CTA banner kursus speaking untuk tingkatkan skill

Amankan Skor Target Ujian Bahasa Inggrismu dengan Pilihan Program yang Tepat di Cetta English

Memahami perbandingan format tes IELTS, TOEFL, PTE, Duolingo secara teori barulah langkah awal yang kamu ambil untuk membuka jalan internasional. Namun, memiliki persiapan matang bersama mentor berpengalaman tetap menjadi penentu utama dari kelolosan aslimu dalam meraih skor target.

Biar proses belajarmu berjalan jauh lebih cepat dan efektif dibandingkan belajar sendiri, Cetta English menghadirkan pilihan program kelas interaktif yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:

  • IELTS General Training Preparation di Cetta English: Program khusus yang sangat cocok buat kamu yang ingin mempersiapkan diri menghadapi tes resmi IELTS General Training tanpa drama. Kelas ini menyediakan pilihan format reguler, private 1on1 (1 siswa per kelas), hingga kelas group (2-4 siswa) untuk membedah tuntas empat skills utama yaitu Listening & Reading, Writing, serta Speaking.
  • TOEFL Preparation di Cetta English: Pilihan terbaik bagi kamu yang ingin mempersiapkan diri dari level menengah untuk menaklukkan tes TOEFL ITP resmi lewat intensif latihan soal dan grammar. Kamu bisa memilih program kelas TOEFL Preparation 1-on-1, TOEFL Preparation PG (2-4 siswa), atau program Personalized Learning eksklusif 1 siswa bagi pemilik kemampuan tingkat atas yang membidik target skor di atas 500.

Jangan biarkan impian besarmu terhambat hanya karena kamu bingung memilih jenis program yang paling sesuai dengan tingkat kemampuan atau kesibukan harianmu.

Kamu bisa langsung mengambil langkah sekarang juga dengan memanfaatkan fasilitas konsultasi gratis untuk tahu program mana yang paling tepat buat kondisimu sekarang!

Bersama ekosistem belajar yang suportif di Cetta English, persiapan pendaftaran studi maupun karier globalmu bakal semakin makin matang dan kamu lebih siap untuk hidup di luar negeri!

Daftar Isi
Artikel Terbaru
para pelajar sedang melakukan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas
Berapa Lama Persiapan IELTS GT dari 5.5 ke 7.0? Ini Target Timeline Realistis untuk Kamu

Apakah kamu merasa frustrasi karena skor bahasa Inggrismu…

tiga orang sedang berdiskusi
Panduan IELTS 2026: Aturan Terbaru, Rincian Biaya, dan Strategi Jitu Biar Langsung Lulus!

Artikel ini membahas tentang Panduan IELTS 2026 yang…

sekumpulan orang terlihat sedang mengobrol atau berbincang bersama
15 Pertanyaan Bahasa Inggris Beserta Jawabannya untuk Percakapan Sehari-hari

Artikel ini membahas tentang pertanyaan bahasa inggris beserta…