Jenis TOEFL yang Perlu Cetz Tahu
Nah, sebelum buru-buru daftar tes, Cetz wajib tahu dulu ada beberapa jenis TOEFL yang beredar. Biar nggak salah pilih, yuk kenalan satu-satu.1. TOEFL iBT (Internet-Based Test)
Ini versi TOEFL yang paling sering dipakai sekarang. Tesnya full online lewat komputer di test center resmi. Materi yang diujikan mencakup Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Kelebihannya? Hasil iBT ini diakui internasional dan biasanya jadi syarat utama kalau Cetz mau apply beasiswa luar negeri atau kuliah di universitas top dunia.2. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
Kalau TOEFL iBT itu “kelas internasional”, TOEFL ITP lebih sering dipakai buat keperluan internal kampus atau perusahaan. Format tesnya paper-based dengan fokus ke Listening, Structure, dan Reading. Nilainya memang nggak berlaku buat pendaftaran ke luar negeri, tapi cocok banget dipakai untuk seleksi internal atau syarat kelulusan di beberapa universitas di Indonesia.3. TOEFL PBT (Paper-Based Test)
Ini versi TOEFL lama yang dulu populer banget sebelum era digital. Materinya mirip TOEFL ITP, tapi sekarang sudah jarang banget dipakai karena digantikan iBT. Kalau Cetz nemu lembaga yang masih nyebut PBT, biasanya itu maksudnya sama dengan ITP. Jadi jangan bingung, ya. Tips ala Cetta: Sebelum daftar, pastikan dulu kebutuhan Cetz apa. Kalau targetnya ke luar negeri, pilih TOEFL iBT. Kalau cuma untuk syarat internal kampus atau kerja lokal, TOEFL ITP sudah cukup.Fungsi Sertifikat TOEFL
Kalau sudah punya sertifikat TOEFL, ibaratnya Cetz pegang “golden ticket” yang bisa dipakai di banyak kesempatan. Berikut beberapa fungsi pentingnya:- Syarat Beasiswa. Hampir semua beasiswa internasional minta sertifikat TOEFL sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris. Mau daftar ke kampus di Amerika, Eropa, atau Asia? Nilai TOEFL iBT yang tinggi bisa jadi penentu lolos nggaknya.
- Melamar Kerja. Perusahaan multinasional atau BUMN juga sering minta skor TOEFL sebagai salah satu syarat rekrutmen. Dengan sertifikat ini, Cetz bisa nunjukin kalau siap kerja di lingkungan global.
- Migrasi dan Studi Lanjut. Beberapa negara masih mengakui TOEFL untuk kebutuhan migrasi atau sekolah lanjutan. Walaupun kadang mereka juga terima IELTS, punya TOEFL jelas bikin peluang makin terbuka.
Cara Mendapatkan Sertifikat TOEFL + Kisaran Biaya
Buat dapetin sertifikat TOEFL resmi, ada beberapa langkah yang perlu Cetz ikuti. Nggak ribet kok, asal tahu jalurnya.1. Pilih Jenis Tes
Pastikan dulu Cetz butuh TOEFL iBT atau ITP. Ingat ya, iBT dipakai untuk keperluan internasional, sedangkan ITP biasanya hanya berlaku lokal atau internal kampus/perusahaan.2. Daftar di Test Center Resmi
- Untuk TOEFL iBT, pendaftarannya bisa lewat situs resmi ETS atau lembaga penyelenggara resmi di Indonesia.
- Untuk TOEFL ITP, biasanya lewat universitas atau lembaga kursus bahasa yang sudah bekerja sama.
3. Ikuti Tes
Cetz akan ngerjain soal sesuai format jenis TOEFL yang dipilih. Jangan lupa siapkan dokumen identitas dan datang tepat waktu ke test center.4. Dapatkan Sertifikat
Setelah tes, hasil skor akan keluar beberapa hari (iBT) atau beberapa minggu (ITP), lengkap dengan sertifikat resminya. Sertifikat ini bisa langsung dipakai untuk daftar beasiswa, kerja, atau keperluan lain.Kisaran Biaya Tes TOEFL di Indonesia
- TOEFL iBT: sekitar US$190–210 (setara Rp3–3,5 juta, tergantung kurs).
- TOEFL ITP: lebih terjangkau, biasanya Rp600 ribu – Rp1,5 juta, tergantung penyelenggara.