Pengertian CV atau Curriculum Vitae
Bagi sebagian orang, mungkin CV itu hanyalah formalitas saja, namun nyatanya CV menjadi salah satu berkas yang sangat krusial jika dibuat dengan asal-asalan. Memangnya CV itu apa, sih? Nah, sebelum kamu mengetahui cara-cara untuk membuat CV dan mendapatkan salinan dari contoh CV yang akan Cetta berikan, kamu harus paham terlebih dahulu apa itu CV. CV atau Curriculum Vitae yang dalam bahasa Latin memiliki arti “perjalanan hidup” merupakan dokumen penting yang digunakan untuk memberikan informasi tentang latar belakang pendidikan yang telah kamu ambil. Selain itu, di dalam CV harus memuat informasi penting lainnya, seperti pengalaman kerja, sertifikasi atau pelatihan yang pernah kamu ikuti, hingga keterampilan yang kamu miliki. Jadi, secara keseluruhan, setiap bagian dalam CV memiliki peran yang penting dalam memberikan gambaran kepada rekruter tentang profil dan potensimu. Nah, dengan membuat CV yang simpel dan mudah dimengerti oleh HR, kamu dapat meningkatkan peluang untuk lanjut di tahapan proses rekrutmen selanjutnya, loh. Ngomongin soal peluang diterimanya seseorang di tempat kerja, kamu tau nggak sih, salah satu skill yang sedang di cari oleh banyak perusahaan saat ini? Ya betul! Kemampuan komunikasi menjadi salah satu kemampuan yang paling dipertimbangkan oleh perusahaan, loh. Nggak cuma kemampuan komunikasi biasa, tapi komunikasi dalam bahasa Inggris. 96% Perusahaan di RI Pastikan Kemampuan Bahasa Inggris Penting, sumber: Detikfinance Bahkan, sebuah laporan survey yang dirilis di di detikfinance menunjukan bahwa 96% perusahaan di Indonesia menganggap kemampuan bahasa Inggris itu penting. Jadi, bahasa Inggris merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki nih Cetz!Fungsi CV atau Curriculum Vitae
Setelah kamu mengetahui apa itu CV, sekarang kamu pasti sudah bisa membayangkan betapa pentingnya CV. Nggak cuma sebagai persyaratan berkas saja, fungsi utama dari CV lebih dari itu, loh. Dalam proses rekrutmen, ada beberapa fungsi utama dari CV, yaitu:1. Menyampaikan Informasi Pribadi dan Profesional
Fungsi utama CV yaitu untuk menyampaikan informasi tentang identitas pribadi, pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan prestasi kamu kepada seorang rekruter. CV akan membantu mereka untuk mendapatkan pemahaman yang jelas tentang siapa kamu dan apa yang kamu tawarkan sebagai seorang pelamar.2. Menyaring Calon Karyawan
Kemudian CV juga dapat membantu perusahaan dalam proses penyaringan calon karyawan. Dengan memeriksa CV dari pelamar, perusahaan dapat mengevaluasi apakah kandidat tersebut memenuhi persyaratan dan kriteria yang sebelumnya telah mereka tentukan atau tidak.3. Menilai Kesesuaian Kandidat
CV memungkinkan rekruter untuk menilai sejauh mana kualifikasi, pengalaman, dan keterampilan seorang kandidat sesuai dengan posisi yang ditawarkan. Tentu saja ini membantu mereka untuk membuat keputusan yang tepat dalam memilih kandidat yang paling cocok dengan kebutuhan perusahaan.4. Mendukung Proses Wawancara
Selain itu, CV juga berfungsi untuk informasi utama yang digunakan oleh rekruiter untuk membuat dan memberikan pertanyaan pada saat proses interview. Informasi yang tercantum dalam CV menjadi panduan bagi pewawancara untuk menggali lebih dalam tentang pengalaman, keterampilan, dan kualifikasi kamu. CV yang menarik akan membawamu ke tahap selanjutnya. Agar persiapanmu makin matang, pelajari juga contoh pertanyaan interview bahasa Inggris dan cara menjawabnya supaya kamu tidak gugup saat berhadapan dengan user.5. Mempromosikan Diri
Tak kalah penting, CV juga bisa kamu gunakan sebagai alat promosi yang memungkinkan kamu untuk mempromosikan dirimu kepada rekruter. Dengan merinci pendidikan, pengalaman, dan achievement yang kamu dapatkan, serta kemampuan-kemampuan seperti fasih berbahasa Inggris hingga dan soft-skill lainnya, kamu dapat menarik perhatian rekruiter.. Dari 5 fungsi CV yang sudah Cetta jelaskan, bisa kita simpulkan bahwa CV itu sangat penting, apalagi bagi fresh graduate. Oleh karena itu buat kamu yang fresh graduate dan sedang mencari kesempatan untuk mempersiapkan karirmu, penting banget untuk mempersiapkan berkas ini dengan matang, ya.CV Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia, Mana yang Lebih Baik?
Tidak sedikit dari kita yang bingung, harus pilih mana antara CV berbahasa Inggris atau CV yang menggunakan bahasa Indonesia? Lebih baik mana? Jawabannya simpel, semuanya bagus dan bisa kamu gunakan. Tapi, kamu juga harus melihat perusahaan tempat kamu melamar pekerjaan, ya. Umumnya, perusaahaan-perusahaan start-up, nasional dan internasional, mengharuskan kandidatnya untuk bisa berbahasa Inggris. Dengan begitu, tentunya berkas lamaran yang kamu kirimkan juga wajib dalam bahasa Inggris, termasuk juga CV. Nah, kalau kamu memang mau menjual diri dan terlihat lebih menonjol daripada kandidat lainnya, maka daftar riwayat hidup yang dibuat dalam bahasa Inggris cocok banget buat kamu. Masih membahas daftar riwayat hidup dalam bahasa Inggris, ada beberapa alasan yang sudah Cetta rangkum mengapa membuat CV dalam bahasa Inggris itu sangat penting, diantaranya yaitu:1. Akses ke Peluang Karir Internasional
Menjadi bahasa Internasional, bahasa Inggris menjadi bahasa yang paling umum digunakan dalam bisnis dan komunikasi internasional. Dengan menyajikan riwayat hidupmu menggunakan bahasa Inggris, kamu memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memperluas peluang karir di perusahaan-perusahaan multinasional.2. Daya Tarik bagi Perusahaan Multinasional
Pastinya, perusahaan multinasional cenderung mencari calon karyawan yang memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dalam bahasa Inggris. Apa alasannya? Dengan bisa berbahasa Inggris, hal ini akan memudahkan mereka dalam berkolaborasi lintas batas, terutama jika perusahaan tersebut memiliki tim yang tersebar di beberapa negara.. Kalau kamu belum tau apa itu perusahaan multinasional, perusahaan multinasional adalah perusahaan yang memiliki operasi atau anak perusahaan di beberapa negara di seluruh dunia.3. Kompetisi Global, Harus Bisa Bahasa Inggris!
Dunia kerja saat ini sangat kompetitif, terutama dalam bidang-bidang pekerjaan yang sangat bergantung pada keterampilan komunikasi. Jika kamu membuat daftar riwayat hidup dalam bahasa Inggris maka akan sangat membantu kamu untuk bisa bersaing dengan kandidat lainnya, loh. Persaingan di perusahaan multinasional sangat ketat, jika kamu merasa skill bahasamu masih kurang untuk bersaing, cobalah ikuti rekomendasi kursus bahasa Inggris untuk karyawan agar nilai jualmu di mata HRD semakin tinggi.4. Meningkatkan Mobilitas Karir
Selanjutnya kemampuan untuk berpindah atau bekerja di negara-negara berbeda menjadi lebih mudah jika kamu memiliki CV dalam bahasa Inggris. Banyak program pertukaran kerja atau kesempatan untuk bekerja di luar negeri memerlukan CV dalam bahasa Inggris. Pengalaman kerja internasional di CV akan sangat menarik perhatian rekruter. Jika kamu tertarik mencari pengalaman di luar negeri, kamu bisa cek jenis pekerjaan populer yang dapat dijalani saat WHV sebagai referensi karier globalmu.5. Meningkatkan Visibilitas Online
Jika kamu membagikan CV kamu secara online atau melamar posisi melalui platform-platform online seperti Linkedin, Glints, dan lainnya, memiliki CV dalam bahasa Inggris bisa meningkatkan visibilitas kamu dan menarik perhatian lebih banyak perusahaan atau perekrut internasional. Jadi, buat para fresh graduate era gen Z kayaknya wajib banget bisa menulis CV dalam bahasa Inggris.6. Memperluas Networking
Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris akan ikut membuka kesempatan-kesempatan buat kamu memperluas networking kamu, loh. Hal ini dapat membantu kamu dalam membangun hubungan profesional dengan rekan kerja, termasuk dengan mereka yang bekerja di bidang rekruiter. Dengan demikian, membuat CV dalam bahasa Inggris tidak hanya membuka lebih banyak peluang karir, tetapi juga menunjukkan fleksibilitas, adaptabilitas, dan kompetensi kamu dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris.Hal yang Harus Diperhatikan saat Membuat CV dalam Bahasa Inggris untuk Fresh Graduate
Saat kamu membuat CV dalam bahasa Inggris untuk fresh graduate, tentu saja akan mendapati berbagai tantangan. Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk mengatasi tantangan yang mungkin muncul saat kamu membuat daftar riwayat hidupmu. Berikut adalah beberapa tantangan yang mungkin kamu hadapi pada saat membuat CV:1. Kurangnya Pengalaman Kerja
Buat kamu yang sudah pernah bekerja mungkin kamu nggak akan bingung untuk mengisi bagian “Pengalaman Kerja.” Tapi, bagi fresh graduate, mungkin kamu memiliki pengalaman kerja yang terbatas atau bahkan belum memiliki pengalaman sama sekali. Hal ini bisa menjadi tantangan, karena CV biasanya mencantumkan pengalaman kerja sebagai salah satu bagian utamanya. Oleh karena itu, kalau kamu seorang fresh graduate, kamu bisa menonjolkan poin-poin lainnya seperti pendidikan, proyek-proyek akademis, magang, atau kegiatan ekstrakurikuler yang relevan sebagai gantinya.2. Terbatasnya Pencapaian Profesional
Sejalan dengan kurangnya pengalaman kerja, fresh graduate mungkin juga memiliki sedikit atau tidak ada pencapaian yang relevan dengan bidang pekerjaan yang di apply. Hal ini bisa menjadi challenge tersendiri bagi kamu yang baru memulai perjalanan karirmu. Untungnya, sebagian dari rekruiter biasanya sudah memahami hal ini. Alih-alih melihat pengalaman kerjamu, biasanya mereka akan melihat pengalaman magang, pencapaian-pencapaian yang kamu dapatkan pada saat melakukan perkuliahan dan lain sebagainya.3. Keterbatasan Kemampuan Bahasa Inggris
Bagi beberapa fresh graduate, kemampuan bahasa Inggris yang kamu miliki mungkin belum selevel dengan mereka yang sudah bekerja di level multinasional. Tentu saja ini bisa menjadi hambatan dalam menulis CV dalam bahasa Inggris yang baik dan efektif. Kesalahan pada grammar dan vocabulary bisa mengurangi kesan profesional dan mengurangi daya tarik CV yang kamu buat. Nah, untuk itu kamu perlu berhati-hati dalam meninjau dan mengedit CV mereka atau meminta bantuan dari orang lain yang mahir dalam bahasa Inggris.4. Memperhitungkan Kebutuhan dan Preferensi Perusahaan
Setiap perusahaan mungkin memiliki preferensi atau kebutuhan khusus terkait dengan informasi riwayat hidup yang mereka butuhkan. Untuk itu, ada baiknya kamu perlu melakukan riset tentang perusahaan yang kamu lamar dan memastikan bahwa format riwayat hidup yang kamu berikan sesuai dengan standar yang mereka miliki, ya. Meskipun tantangan-tantangan diatas bisa menjadi hal yang menyulitkan, kamu bisa mengatasinya dengan mempersiapkan diri dengan baik, fokus pada pengalaman organisasi magang, dan pencapaian selama masa kuliah, serta memastikan bahwa CV kamu disusun dengan baik dan mudah dibaca oleh rekruiter. Nah, membahas tentang format CV, apakah kamu tahu jika umumnya CV dibagi menjadi 2 jenis, yaitu CV ATS dan CV Kreatif? Kalo kamu belum tahu, Cetta akan berikan informasinya dibagian selanjutnya, ya!CV ATS dan CV Kreatif, Apa Bedanya?
Nah, kalau kamu sudah mengetahui pengertian, fungsi, hingga tantangan dalam membuat CV menggunakan bahasa Inggris, selanjutnya Cetta akan menjelaskan mengenai jenis-jenis CV, ya.. Umumnya, ada 2 jenis CV yang digunakan, yaitu CV dengan format ATS dan CV Kreatif, yuk simak perbedaannya.CV Kreatif
Pada dasarnya CV kreatif sama dengan CV pada umumnya, yaitu berkas yang merinci latar belakang yang kamu miliki, mulai dari pendidikan hingga pengalaman kerja. Namun, format CV kreatif sendiri lebih menonjolkan elemen-elemen desain yang menarik dan kreatif, jika dibandingkan dengan CV ATS. Dengan kata lain, CV kreatif tidak hanya fokus pada konten informasi yang disampaikan, tetapi juga memperhatikan aspek estetika dan presentasi visual agar terlihat menarik dan mencerminkan kepribadian serta kemampuan kreatif yang kamu miliki.Tips Membuat CV Kreatif
Kalo kamu berencana untuk menggunakan format CV kreatif, agar lebih memahami apa itu CV kreatif, kamu bisa melihat hal yang harus diperhatikan di dalam CV kreatif berikut ini:-
Desain yang Menarik
-
Penggunaan Font dan Tipografi yang Menarik
-
Konsistensi dan Kreativitas
CV ATS
Sebelum membahas CV dengan format ATS, pertama-tama kamu perlu tahu terlebih dahulu nih apa itu ATS. Dari artikel yang Cetta rangkum dari Jobscan, menjelaskan kalau ATS atau Applicant Tracking System merupakan sebuah sistem perangkat lunak yang digunakan oleh banyak perusahaan untuk mengelola dan menyaring aplikasi lamaran yang mereka terima. Tentu saja, tujuannya untuk membantu perusahaan dalam proses seleksi karyawan dengan melakukan penyaringan otomatis dari CV dan surat lamaran yang masuk, sehingga perusahaan dapat mengidentifikasi kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Nah, sistem ATS ini bekerja dengan melakukan pemindaian terhadap dokumen-dokumen yang masuk berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan. Kriteria ini bisa mencakup kata kunci, kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, atau keterampilan khusus yang diperlukan untuk posisi yang dilamar. CV yang memenuhi kriteria ini akan diberi peringkat atau skor, sedangkan yang tidak memenuhi kriteria akan disaring atau didiskualifikasiTips Membuat CV ATS-Friendly, Auto Lolos Sistem ATS
Kalau kamu berencana untuk menggunakan daftar riwayat hidup dengan format ATS friendly, maka hal pertama yang harus kamu pastikan yaitu CV kamu bisa terbaca oleh sistem. Bagaimana caranya biar CV yang kita buat lolos di sistem ATS? Cek tipsnya dibawah ini, ya!-
Format yang Sederhana dan Terstruktur
-
Penggunaan Kata Kunci yang Relevan
-
Optimasi untuk Teks Dibaca oleh Mesin
-
Uji Tes dan Koreksi Kesalahan
CV untuk Fresh Graduate dan CV untuk Profesional, Apa Perbedaannya?
Perbedaan antara CV untuk fresh graduate dan CV untuk profesional terutama berkaitan dengan konten, fokus, dan penekanan pada pengalaman serta prestasi yang relevan. Berikut adalah penjelasan tentang perbedaan utama antara kedua jenis CV ini:Struktur CV untuk Fresh Graduate
Berbeda dengan profesional yang sudah memiliki pengalaman kerja, fresh graduate mungkin memiliki pengalaman kerja yang lebih sedikit. Meskipun begitu, dengan strategi yang tepat, kamu bisa memaksimalkan CV yang kamu buat untuk menonjolkan keunggulan dan menarik perhatian rekruter. Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam menyusun CV untuk fresh graduate:-
Pendidikan
-
Pengalaman Kerja atau Magang
-
Keterampilan, Keahlian, dan Pelatihan
-
Prestasi dan Hobi
Struktur CV untuk Profesional
Jika CV untuk fresh graduate lebih menonjolkan pendidikan dan kegiatan mereka selama masa studi. Maka CV untuk kamu yang sudah berpengalaman tentunya akan berbeda, ya. Apa saja bagian-bagian penting dari CV untuk profesional yang harus kamu tonjolkan? Yuk cari tahu dibawah ini:-
Pengalaman Kerja
-
Pendidikan
-
Skill dan Keterampilan Khusus
-
Sertifikasi dan Pelatihan
Cara Membuat CV dalam Bahasa Inggris yang Mudah dan Benar
Dibagian sebelumnya, Cetta sudah bahas pengertian hingga struktur CV. Nggak lengkap rasanya kalau enggak bahas tips dan cara untuk membuat CV dalam bahasa Inggris, kan? Tenang, biar kamu nggak kesulitan untuk membuat CV, Cetta sudah rangkum beberapa tips untuk membuat CV yang menarik di mata HR, nih. Berikut adalah beberapa tips mudah untuk menulis CV bahasa Inggris:-
Pilih Format CV yang Sesuai
-
Cantumkan Kontak yang Aktif
-
Gunakan Kata Kerja Aktif dan Power Word
-
Ringkas dan Jelas
-
Tautan ke Portofolio atau Profil Online
-
Revisi dan Koreksi
-
Gunakan Nama Berkas yang Profesional