4 Hal yang perlu Diperhatikan Dalam Membuat Leaflet
Sebelum membuat leaflet, ada beberapa hal perlu kamu perhatikan ketika akan membuatnya. Berikut 4 halnya:Pahami Tujuan
Sebelum mulai merancang leaflet, penting untuk memahami tujuannya terlebih dahulu. Apakah kamu sedang mempromosikan acara, memperkenalkan produk baru, atau menyampaikan informasi penting? Dengan menentukan tujuanmu, kamu dapat menyesuaikan isi konten dan desainnya dengan lebih terarah. Leaflet yang informatif tentu berbeda struktur dan gayanya dibanding leaflet promosi, mirip seperti perbedaan antara contoh iklan produk dalam bahasa Inggris dengan surat atau dokumen formal lainnya.Mengidentifikasi Audiens Target
Mengetahui audiens target akan membantumu menyesuaikan konten dan desain leaflet dengan preferensi dan minat mereka. Lakukan identifikasi demografi, kebutuhan, dan permasalahan mereka untuk menciptakan hubungan yang lebih kuat melalui leaflet yang kamu buat. Perlu diingat, gaya bahasa untuk audiens profesional tentu berbeda dengan audiens umum, memahami urutan belajar bahasa Inggris dari kosakata hingga tenses akan membantumu memilih diksi yang tepat sesuai target pembaca.Merancang Judul yang Menarik
Judul adalah hal pertama yang dilihat pembaca. Buatlah judul yang ringkas dan menarik yang menggambarkan pesan kamu dan mendorong pembaca untuk lebih mendalami.Menambahkan Ajakan untuk Bertindak (Call to Action)
Setiap leaflet yang efektif wajib memiliki CTA yang memberi instruksi kepada pembaca untuk melakukan tindakan yang diinginkan. Tindakan yang bisa disertakan adalah:- mengunjungi situs web;
- menghubungi brand;
- atau menghadiri acara.
Contoh Leaflet dalam Bahasa Inggris
Berikut ini ada beberapa contoh leaflet dalam bahasa Inggris yang bisa menjadi inspirasimu, yaitu :1. Travel Leaflet
- Title: “Your Indonesian Adventure Starts Here!”
- Main Destination:
- Tropical Coastlines
- Majestic Mountain Expedition
- Activity Tip
- CTA:
2. Health Leaflet
- Title: “Boost Your Energy: 4 Simple Self-Care Steps”
- Diet Tip:
- Eat a Balanced Diet
- Get Enough Exercise.
- Get Adequate Sleep.
- Manage Stress
- Schedule Regular Health Check-ups
3. Explore Beautiful Island Paradise
-
- (Depan Leaflet)
- Discover the Hidden Gem: Island Paradise
-
- (Belakang Leaflet)
- What Awaits You:
-
-
- Spectacular Beaches:
-
- Vibrant Marine Life:
- Adventure Activities:
- Cultural Experiences:
- Luxurious Resorts:
4. Healthy Eating Workshop
- (Depan Leaflet)
- Eat Smarter, Live Better!
-
- (Belakang Leaflet)
- What You’ll Gain:
- Nutrition Insights:
- Cooking Demos:
- Meal Planning:
- Eating for Energy:
- Mindful Eating:
- Workshop Details:
Kesimpulan
Itulah contoh-contoh leaflet yang dapat kamu jadikan inspirasi, Cetz. Sebelum membuat leaflet, tentukan tujuan yang jelas, identifikasi target audiens, rancang judul yang menarik, serta gunakan CTA yang kuat. Ada berbagai jenis leaflet yang bisa kamu buat, mulai dari yang informatif hingga yang bersifat promosi. Jika kamu juga ingin belajar membuat tulisan formal lainnya dalam bahasa Inggris, artikel tentang contoh surat informal dalam bahasa Inggris bisa menjadi referensi tambahanmu. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!
Mau Lancar Bahasa Inggris? Belajar di Cetta, Yuk!
Cetz, mempelajari leaflet dapat membantumu untuk membuat pesan yang berdampak, loh! Selain itu, tingkat bahasa Inggrismu bisa lebih meningkat juga. Agar bahasa Inggris kamu makin naik kelas, gabung Cetta English, yuk! Kamu bisa ikut kelas Vega, kelas bahasa Inggris level bisnis. Kelas ini cocok untuk kamu yang ingin belajar bahasa Inggris secara profesional, seperti membuat leaflet ataupun bekerja. Fasilitas apa yang bisa kamu dapatkan?- Kelasnya online dengan jadwal yang beragam: weekend dan weekday.
- Tutor yang berpengalaman dan fun.
- Komunitas Cetta Virtual Society yang suportif.
- Sertifikat keikutsertaan kelas.