Pernah nggak, Cetz, lagi meeting pakai bahasa Inggris lalu mendengar “Let’s circle back on this”? Ungkapan seperti ini termasuk idiom bisnis Bahasa Inggris yang sering digunakan dalam komunikasi profesional. Jadi, Cetz nggak bisa menerjemahkannya secara langsung atau kata per kata, karena artinya tidak akan sesuai dengan makna asli ungkapan tersebut.
Oleh karena itu, Cetz juga perlu memperhatikan konteks penggunaannya. Beberapa idiom Bahasa Inggris terdengar natural dalam percakapan atau meeting, tetapi belum tentu cocok digunakan dalam email formal. Dalam komunikasi tertulis, sebaiknya tetap mengutamakan bahasa yang jelas dan langsung ketika idiom berpotensi menimbulkan salah tafsir.
Jadi, kamu nggak perlu menggunakan idiom bisnis Bahasa Inggris pada setiap kalimat. Yuk, kenali beberapa idiom yang bisa kamu gunakan dalam komunikasi kerja sehari-hari!
10 Idiom Bisnis Bahasa Inggris yang Sering Digunakan di Kantor
Ada banyak idiom bisnis Bahasa Inggris yang yang penggunaanya cocok di kantor. Namun, 10 idiom berikut termasuk yang paling umum dan penting untuk kamu pahami. Yuk, pelajari satu per satu!
| Idiom Bisnis Bahasa Inggris | Arti, Makna, dan Penggunaan | Contoh Kalimat + Arti |
| Circle back | Arti: membahas atau menghubungi kembali. Makna & penggunaan: ketika kamu ingin kembali membicarakan suatu topik setelah mendapatkan informasi tambahan atau menyelesaikan hal lain. | I’ll circle back with you after I talk to the manager. Artinya: Aku akan menghubungimu kembali setelah berbicara dengan manajer. |
| On the same page | Arti: memiliki pemahaman yang sama. Makna & penggunaan: untuk memastikan semua orang memahami rencana, tujuan, atau keputusan dengan cara yang sama. | Let’s make sure we’re on the same page before starting the project.Artinya: Pastikan kita memiliki pemahaman yang sama sebelum memulai proyek. |
| Think outside the box | Arti: berpikir di luar kebiasaan.Makna & penggunaan: ketika ingin mendorong seseorang mencari ide atau solusi yang lebih kreatif. | We need to think outside the box to attract new customers. Artinya: Kita perlu berpikir lebih kreatif untuk menarik pelanggan baru. |
| Get the ball rolling | Arti: memulai sesuatu. Makna & penggunaan: ketika ingin mulai menjalankan sebuah rencana atau proyek. | Let’s get the ball rolling on the new campaign. Artinya: Mari kita mulai kampanye baru ini. |
| Touch base | Arti: menghubungi atau berkomunikasi kembali. Makna & penggunaan: untuk melakukan komunikasi singkat guna memberikan atau mendapatkan informasi terbaru. | I’ll touch base with the marketing team this afternoon. Artinya: Aku akan menghubungi tim pemasaran sore ini. |
| The ball is in your court | Arti: giliranmu untuk bertindak.Makna & penggunaan: ketika suatu keputusan atau tindakan selanjutnya berada di pihak lawan bicara. | We’ve sent the proposal, so the ball is in your court now. Artinya: Kami sudah mengirim proposalnya, jadi sekarang giliran kamu untuk mengambil tindakan. |
| Back to the drawing board | Arti: merancang ulang dari awal.Makna & penggunaan: ketika sebuah ide atau rencana tidak berhasil dan perlu membuatnya kembali. | The client rejected our proposal, so it’s back to the drawing board. Artinya: Klien menolak proposal kita, jadi kita perlu menyusun ulang dari awal. |
| Bottleneck | Arti: Hambatan yang memperlambat suatu proses.Makna & penggunaan: untuk menyebut bagian dalam suatu proses yang menjadi titik penghambat sehingga pekerjaan atau proyek berjalan lebih lambat. | The approval process has become a bottleneck for the project.Artinya: Proses persetujuan menjadi hambatan bagi proyek tersebut. |
| Sweeten the deal | Arti: membuat penawaran lebih menarik. Makna & penggunaan: ketika menambahkan keuntungan atau fasilitas tertentu agar seseorang tertarik menerima sebuah tawaran. | We can sweeten the deal by offering free delivery. Artinya: Kita bisa membuat penawaran ini lebih menarik dengan memberikan gratis ongkir. |
| The bottom line | Arti: hal atau hasil yang paling penting. Makna & penggunaan: untuk menekankan kesimpulan atau poin utama dalam suatu pembahasan. | The bottom line is that we need to reduce costs. Artinya: Intinya, kita perlu mengurangi biaya. |
Kapan Cocok Menggunakan Idiom Bisnis Bahasa Inggris?
Tidak semua situasi kerja membutuhkan idiom bisnis Bahasa Inggris yang sama. Kamu bisa menyesuaikan penggunaannya dengan konteks komunikasi. Berikut penjelasan mengenai idiom bisnis Bahasa Inggris yang penggunaannya cocok pada waktu tertentu.
1. Meeting
Saat meeting, gunakan idiom yang membantu menyampaikan proses diskusi, menyamakan pemahaman, atau mengajak tim mulai bekerja. Misalnya, on the same page untuk memastikan semua orang memiliki pemahaman yang sama.
Before we move forward, let’s make sure we’re on the same page.
Artinya: Sebelum melanjutkan, pastikan kita memiliki pemahaman yang sama.
Kamu juga bisa menggunakan circle back ketika ingin membahas suatu topik kembali setelah mendapatkan informasi tambahan.
Let’s circle back to this topic after we review the data.
Artinya: Mari kita bahas kembali topik ini setelah meninjau datanya.
2. Negosiasi
Dalam negosiasi, idiom dapat membuat pembicaraan terasa lebih luwes ketika membahas penawaran, kesepakatan, atau keputusan. Misalnya menggunakan ungkapan sweeten the deal ketika ingin membuat sebuah tawaran lebih menarik.
We can sweeten the deal by offering an extended warranty.
Artinya: Kami bisa membuat penawaran ini lebih menarik dengan memberikan garansi tambahan.
Sementara itu, kamu dapat menggunakan ungkapan meet halfway ketika kedua pihak perlu mencari jalan tengah.
If we meet halfway, I think we can reach an agreement.
Artinya: Kalau kita mencari jalan tengah, saya rasa kita bisa mencapai kesepakatan.
3. Presentasi
Dalam presentasi, gunakan idiom yang membantu audiens memahami inti pembahasan atau melihat gambaran besarnya. Penggunaan the bottom line cocok ketika ingin menekankan kesimpulan atau hasil terpenting.
The bottom line is that our sales need to increase by 10%.
Artinya: Intinya, penjualan kita perlu meningkat sebesar 10%.
Kamu juga bisa menggunakan in a nutshell ketika ingin merangkum informasi secara singkat.
In a nutshell, the campaign performed better than expected.
Artinya: Singkatnya, kampanye tersebut menghasilkan performa yang lebih baik dari perkiraan.
4. Email
Berbeda dengan percakapan langsung, penggunaan idiom bisnis Bahasa Inggris dalam email perlu perhatian lebih. Untuk email formal, prioritaskan bahasa yang jelas dan langsung agar tidak menimbulkan salah tafsir, terutama jika penerima bukan penutur asli bahasa Inggris.
Misalnya, circle back masih cukup umum dalam komunikasi profesional:
I’ll circle back with you once the report is ready.
Artinya: Saya akan menghubungimu kembali setelah laporan tersebut siap.
Namun, untuk email yang sangat formal, kamu bisa menggantinya dengan I’ll follow up with you once the report is ready.
5. Small Talk
Dalam small talk, kamu bisa menggunakan idiom yang sifatnya lebih santai untuk mencairkan suasana sebelum masuk ke pembahasan pekerjaan. Salah satunya adalah break the ice, yang berarti mencairkan suasana dalam situasi yang masih terasa canggung.
A quick introduction helped break the ice before the meeting.
Artinya: Perkenalan singkat membantu mencairkan suasana sebelum meeting.
Tips Menghafal Idiom Bisnis Bahasa Inggris agar lebih Cepat Paham
Kamu nggak harus menghafalkan semua idiom karena native speaker pun belum tentu menguasai semuanya. Fokus saja pada ungkapan yang penggunaannya umum dan pahami cara penggunaannya dalam konteks. Berikut beberapa tips yang bisa membantu memahami idiom bisnis Bahasa Inggris.
- Kelompokkan idiom berdasarkan situasi, seperti meeting, negosiasi, atau email.
- Buat satu contoh kalimat sendiri untuk setiap idiom.
- Gunakan idiom dalam percakapan atau role-play agar lebih mudah mengigatnya.
- Catat idiom yang kamu temui dalam email, meeting, film, atau konten berbahasa Inggris.
- Pelajari idiom dalam konteks kalimat, bukan hanya terjemahannya.
- Ulangi idiom secara berkala agar masuk ke ingatan jangka panjang.
Intinya, semakin sering kamu melihat dan menggunakan idiom dalam konteks yang tepat, semakin mudah kamu mengenali maksudnya ketika muncul dalam percakapan kerja.
Makin Percaya Diri Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris Bersama Cetta English
Menguasai idiom bisnis Bahasa Inggris bukan cuma soal menghafalkan arti, tetapi juga memahami konteks dan menggunakannya secara natural. Dengan latihan berbicara yang rutin, kamu bisa lebih percaya diri saat meeting, berdiskusi, presentasi, hingga small talk dalam lingkungan kerja.
Lewat kelas Speaking Cetta English, kamu bisa melatih kemampuan berbicara bahasa Inggris secara lebih terarah. Beberapa hal yang bisa kamu dapatkan antara lain sebagai berikut.
- Latihan berbicara untuk membantu meningkatkan kelancaran komunikasi dalam bahasa Inggris.
- Kesempatan mempraktikkan kosakata dan ungkapan bahasa Inggris dalam percakapan.
- Pendampingan tutor selama proses belajar dan latihan speaking.
- Latihan yang membantu kamu lebih percaya diri menyampaikan ide dan berkomunikasi dalam berbagai situasi.
Nggak perlu menunggu sampai bahasa Inggrismu sempurna untuk mulai berlatih. Yuk, konsultasikan kebutuhan belajar bahasa Inggrismu bersama Cetta English dan mulai tingkatkan kemampuan speaking-mu!